Launching Teaching Factory dan Business Incubator

SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG adalah salah satu Sekolah Rujukan yang terpilih memperoleh bantuan pengembangan teaching factory untuk Program Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran. Bantuan ini merupakan kesempatan berharga guna mengembangkan kompetensi peserta didik sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Hari ini, Jum’at 27 Desember 2019 telah dilaksanakan Launching Teaching Factory (TeFa) dan sekaligus Launching Inkubator Bisnis oleh Wali Kota Bandung bertempat di SMK yang berada di Jalan Balonggede No 44,

Pengguntingan pita oleh Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial, disaksikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan yang pada saaat ini diwakili oleh ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM )T. Subarsyah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar , Perwakilan dari Direktorat Pembinaan SMK, Deden Saeful Hidayat,M.Pd. , Kepala KCD Wilayah VII, Endang Susilastuti, Koordinator Pengawas, CEO dan Trainer Founder Talent (Fota), Perwakilan Inisiasi dari Bukalapak, Woman Will, DCT E-Commercedan Shopee online shop. Di sela-sela launching disuguhkan beberapa pameran dan pementasan dari siswa-siswi berbakat SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG.

Di sela-sela rangkaian acara Launching ditampilkan antaranya sendra tari menceritakan sejarah keberadaan TEFA serta Fashion Show produk TEFA. Kepala SMK Pasundan 1 Kota Bandung ,Tati Mutiara menyampaikan bahwa program teaching factory merupakan salah satu langkah untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) dengan lulusan SMK. “Program ini sangat bagus dalam menyiapkan peserta didik dalam persaingan di dunia kerja,” ujarnya. Program pengembangan teaching factory SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG dilaksanakan dalam tujuh kegiatan utama. Yakni diawali dengan sosialisasi dan penyusunan program implementasi teaching factory di lingkungan sekolah, penyelarasan kejuruan dan magang guru dan pendampingan oleh E-Commerce DCT, serta pelatihan-pelatihan e-commerce bekerjasama dengan Bukalapak, Google Gapura Digital, Shopee, dan Woman Will.

Pembelajaran teaching factory untuk siswa menggunakan kurikulum industri, pembelajaran industri 4.0. Dalam rangka menyiapkan tenaga kerja yang terampil, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk pengembangan sekolah kejuruan. Orientasi sekolah kejuruan berbeda dengan sekolah umum. Lulusan SMK diharapkan mampu langsung bekerja, melanjutkan, atau berwirausaha, diharapkan SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG menjadi Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) dan Juragan Usia Sekolah (JUS) sebagaimana diprogramkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Untuk pelayanan pada masyarakat, saat ini SMK Pasundan 1 Kota Bandung sudah memulai membuka pendaftaran Siswa baru untuk tahun Pelajaran 2020. SMK BISA. SMK PASUNDAN 1 KOTA BANDUNG BISA.

Klik untuk link E-Commerce TEFA ke :
– Salyra _Hijab
– GerobakKriuk

sumber : http://smkpasundan.blogspot.com